Hitchbot adalah robot kecil dengan sepatu bot warna-warni. Ia berkelana dengan cara menumpang pada kendaraan lain untuk menjelajahi seluruh Kanada selama tiga pekan. Dari Halifax di pantai Timur ke Victoria di pantai Barat. Sekarang ia sampai di tujuannya.
Berkelana di Kanada dengan Menumpang
Badan Hitchbot hanya terdiri dari sebuah ember. Tangan dan kakinya terbuat dari 'water noodle' yang biasa digunakan untuk mengapung di kolam renang, dan di ujungnya menggantung dua sepatu bot karet warna-warni. Hitchbot nampaknya sosok paling aneh dalam lalu lintas Kanada. Dengan jempol yang diacungkan ke atas, ia menunggu di tepi jalan sampai ada yang mau membawanya. Tujuannya: melintasi Kanada.
Mengulas perkembangan informasi sains dan teknologi terbaru dan terupdate
Senin, 25 Agustus 2014
Hitchbot : Robot Pengembara Asal Kanada
Label:
Robot
Teknologi Sistem Peringatan Dini Indonesia Unggul di ASEAN
Indonesia menjadi tuan rumah sekaligus pembicara utama dalam ASEAN Science and Technology Week (ASTW) ke-9 di Kota Bogor, Jawa Barat.
Kondisi Geografis Indonesia yang berada pada "ring of fire" memaksa Negara ini untuk menata dan mempersiapkan segala kemungkinan bencana alam yang akan terjadi. Teknologi sistem peringatan dini menjadi tumpuan Indonesia dalam mengatasi gejala alam penyebab bencana yang kerap kali terjadi.
Dari latar belakang kondisi geografis ini akhirnya menghasilkan teknologi-teknologi peringatan dini karya anak bangsa. "Yang paling membanggakan dalam pertemuan ASTW ke-9 ini, Indonesia menjadi pembicara utama untuk sistem peringatan dini serta open source software," kata Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, saat menghadiri Pekan Kementerian Riset dan Teknologi ASEAN.
![]() |
| Sistem-Peringatan-Tsunami | foto : portalkbr.com |
Kondisi Geografis Indonesia yang berada pada "ring of fire" memaksa Negara ini untuk menata dan mempersiapkan segala kemungkinan bencana alam yang akan terjadi. Teknologi sistem peringatan dini menjadi tumpuan Indonesia dalam mengatasi gejala alam penyebab bencana yang kerap kali terjadi.
Dari latar belakang kondisi geografis ini akhirnya menghasilkan teknologi-teknologi peringatan dini karya anak bangsa. "Yang paling membanggakan dalam pertemuan ASTW ke-9 ini, Indonesia menjadi pembicara utama untuk sistem peringatan dini serta open source software," kata Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, saat menghadiri Pekan Kementerian Riset dan Teknologi ASEAN.
Senin, 07 Juli 2014
Amerika Kembangkan Helikopter Futuristik Berkemampuan Super
Ambisi Amerika Serikat untuk tetap menjadi negara dengan peralatan militer tercanggih memang tidak pernah surut, meski kondisi dunia masih relatif terasa cukup aman dan tidak terlalu banyak perang terjadi di seluruh belahan bumi, Amerika Serikat masih terus mengembangkan teknologi militer mereka. Dan yang terbaru adalah sebuah helikopter super.
Pentagon diketahui telah memesan beberapa unit helikopter berkemampuan super rancangan produsen pesawat terbang asal negara bagian Texas, AVX, dengan total anggaran dana hingga USD 100 miliar atau sekitar Rp 1000 triliun lebih!
![]() |
| Helikopter super AVX |
Pentagon diketahui telah memesan beberapa unit helikopter berkemampuan super rancangan produsen pesawat terbang asal negara bagian Texas, AVX, dengan total anggaran dana hingga USD 100 miliar atau sekitar Rp 1000 triliun lebih!
Label:
Pesawat,
Teknologi Militer
Kamis, 26 Juni 2014
Ilmuan Ciptakan Baterai Organik Berbasis Air
Nayaran Peneliti dari University of Southern California, Amerika Serikat, mengembangkan baterai organik berbasis air sebagai solusi energi di masa depan.
Nayaran mengembangkan baterai alternatif bersama dengan koleganya, Surya Prakash, profesor kimia dan Direktur USC Loker Hydrocarbon Research Institute serta tiga peneliti Bo Yang, Lena Hoober-Burkhardt, dan Fang Wang dari USC.
Baterai ini dikembangkan tanpa menggunakan bahan logam atau bahan beracun, batrai ini diharapkan dapat memberikan manfaat efisiensi tenaga dan mampu menghasilkan energi yang lebih besar sehingga mampu mendukung daya bagi pembangkit listrik.
Batrai ini lebih tahan lama, juga bernilai ekonomis. Narayan menjelaskan "Baterai organik ini mampuh bertahan selama 15 ribu siklus pengisian ulang, dari perkiraan umur 15 tahun,". Dengan kemampuan siklus itu, baterai alternatif itu memiliki siklus 5 kali lipat, sebab pada baterai Lithium ion akan bertahan dalam 1.000 siklus dan dengan biaya 10 kali lebih banyak untuk produksi.
Nayaran mengembangkan baterai alternatif bersama dengan koleganya, Surya Prakash, profesor kimia dan Direktur USC Loker Hydrocarbon Research Institute serta tiga peneliti Bo Yang, Lena Hoober-Burkhardt, dan Fang Wang dari USC.
![]() |
| Sri Narayan (foto : usc.edu) |
Baterai ini dikembangkan tanpa menggunakan bahan logam atau bahan beracun, batrai ini diharapkan dapat memberikan manfaat efisiensi tenaga dan mampu menghasilkan energi yang lebih besar sehingga mampu mendukung daya bagi pembangkit listrik.
Batrai ini lebih tahan lama, juga bernilai ekonomis. Narayan menjelaskan "Baterai organik ini mampuh bertahan selama 15 ribu siklus pengisian ulang, dari perkiraan umur 15 tahun,". Dengan kemampuan siklus itu, baterai alternatif itu memiliki siklus 5 kali lipat, sebab pada baterai Lithium ion akan bertahan dalam 1.000 siklus dan dengan biaya 10 kali lebih banyak untuk produksi.
Label:
Energi,
Teknologi Ramah Lingkungan
Selasa, 29 April 2014
Dunia Akui Kehebatan Produk Nuklir Kesehatan Besutan PT Batan Tekno (Persero)
PT Batan Tekno (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak bidang nuklir nasional telah mampu mengembangkan dan memproduksi produk nuklir kesehatan dengan pengayaan uranium tingkat rendah. Produk yang dihasilkan adalah radioisotop.
Produk ini sangat bermanfaat pada dunia kesehatan, digunakan untuk radioterapi menyembuhkan penyakit seperti kanker, penyempitan pembuluh darah," Kata Direktur Utama Batan Tekno Yudiutomo Imardjoko pada acara Indonesia Green Infrastructure Summit 2014 di Pacific Place, Jakarta, Selasa (29/4/2014).
Kita patut bangga ternyata radioisotop produksi BUMN bidang nuklir ini juga diakui kehebatannya oleh lembaga dunia. Radioisotop Batan Tekno merupakan produk nuklir dengan pengayaan uranium paling rendah untuk keperluan kesehatan. Yudiutomo Imardjoko mengungkapkan "Kita satu-satunya yang pakai tingkat uranium pengayaan tingkat rendah. Tahun lalu kita menangkan the best di dunia yang pakai pengayaan uranium tingkat rendah," sebutnya.
Produk ini sangat bermanfaat pada dunia kesehatan, digunakan untuk radioterapi menyembuhkan penyakit seperti kanker, penyempitan pembuluh darah," Kata Direktur Utama Batan Tekno Yudiutomo Imardjoko pada acara Indonesia Green Infrastructure Summit 2014 di Pacific Place, Jakarta, Selasa (29/4/2014).
Kita patut bangga ternyata radioisotop produksi BUMN bidang nuklir ini juga diakui kehebatannya oleh lembaga dunia. Radioisotop Batan Tekno merupakan produk nuklir dengan pengayaan uranium paling rendah untuk keperluan kesehatan. Yudiutomo Imardjoko mengungkapkan "Kita satu-satunya yang pakai tingkat uranium pengayaan tingkat rendah. Tahun lalu kita menangkan the best di dunia yang pakai pengayaan uranium tingkat rendah," sebutnya.
Label:
Kesehatan,
Teknologi Nuklir
Minggu, 16 Maret 2014
CityZen Sciences Luncurkan Kain Pendeteksi Kesehatan
CityZen Sciences berhasil meluncurkan kain temuan terbarunya berupa kain berteknologi tinggi. Kain yang dinamai Smart Sensing ini dapat memantau kesehatan dan tingkat kelelahan pemakainya.
Perusahaan yang berada di Perancis ini pada awalnya menciptakan kain tersebut untuk kebutuhan atlet, namun menurut CEO CityZen Sciences aplikasi ini telah dibuat lebih meluas.
Label:
Kesehatan
Selasa, 11 Maret 2014
Indonesia Akan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut
DPR RI akhirnya menyetujui Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional, PP tersebut merupakan usulan Dewan Energi Nasional (DEN).
Anggota DEN Mukhtasor dalam rilisnya mengungkapkan, target sasaran penyediaan dan pemanfaatan energi dalam kebijakan ini adalah terpenuhinya penyediaan energi primer sekitar 400 MTOE pada tahun 2025 dan sekitar 1.000 MTOE pada tahun 2050.
Selain itu, penyediaan kapasitas pembangkit listrik sekitar 115 GW ditargetkan terpenuhi pada tahun 2025 dan pada tahun 2050 menjadi sekitar 430 GW.
Anggota DEN Mukhtasor dalam rilisnya mengungkapkan, target sasaran penyediaan dan pemanfaatan energi dalam kebijakan ini adalah terpenuhinya penyediaan energi primer sekitar 400 MTOE pada tahun 2025 dan sekitar 1.000 MTOE pada tahun 2050.
Selain itu, penyediaan kapasitas pembangkit listrik sekitar 115 GW ditargetkan terpenuhi pada tahun 2025 dan pada tahun 2050 menjadi sekitar 430 GW.
Label:
Energi,
Teknologi Ramah Lingkungan
Langganan:
Postingan (Atom)





