Minggu, 22 Maret 2015

Samsung Guru 1107 Ponsel Tenaga Surya Pertama Didunia

Pernahkan Anda mengalami kehabisan batrai ponsel saat berpergian didaerah terpencil dan tidak ada akses dengan listrik untuk mengisi ulang ponsel, lalu kita membayangkan seandanya saja ponsel ini bisa mengisi ualng batrainya dengan menanfaatkan sinar matahari.

Tahukan anda jika Samsung pernah mewujudkan ponsel seperti kasus diatas.  Ya, Perusahaan ponsel asal Korea Selatan ini pernah mengembangkan ponsel bertenaga surya.

Samsung Guru 1107 Ponsel Tenaga Surya Pertama Didunia
Samsung Guru 1107 Ponsel Tenaga Surya Pertama Didunia

Dikutip dari Phone Arena, Senin, 23 Maret 2015, ponsel bertenaga surya Samsung merupakan ponsel berbasis surya pertama di dunia. Ponsel tersebut adalah Samsung guru E1107.

Ponsel bertenaga surya itu dirilis pertama kali pada 2009. Pada ponsel ini, Samsung menyematkan pelat sel surya pada bagian belakang ponsel. Jadi saat bagian sel tersebut terpapar sinar matahari, sel akan menghasilkan energi listrik yang bisa mengisi ulang baterai ponsel.

Sabtu, 21 Maret 2015

AeroMobil - Mobil Terbang Canggih Buatan Slovakia

Pernahkan kita bermimpi dan mambayangkan mengendarai atau menaiki mobil terbang seperti dalam film fiksi?. ya, Mobil terbang kini hampir menjadi keyantaan. kendaraan canggih tersebut ternyata bakal hadir di kehidupan nyata. mobil dua alam yang dapat melesat di jalan raya dan terbang bebas di udara.

AeroMobil - Mobil Terbang Canggih Buatan Slovakia
Aeromobil2.5.  | Foto: Autoblog


Adalah perusahaan otomotif asal Slovakia. Mereka mengaku telah sukses mengembangkan alat transportasi paling revolusioner di bumi. Setelah melakukan beberapa uji coba, Aeromobil kini menyatakan kesiapannya meluncurkan mobil terbang yang diberinama Flying Roadster alias Aeromobil 3.0.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) Aeromobil, Juraj Vaculik, seperti dilansir Autoevolution, mobil terbang itu akan diproduksi secara terbatas. Peluncuran sedianya akan dilakukan pada 2017 mendatang.

Pemerintah Berencana Pulangkan Ilmuwan Indonesia dari Luar Negeri

Kurangnya penghargaan dan fasilitas yang memadai didalam negeri menjadi salah satu alasan banyaknya ilmuwan Indonesia yang memilih berkarya di luar negeri dan meninggalkan Indonesia.

Kini diera Menteri Ristek Dikti, M. Nasir Ada wacana untuk memanggil pulang para ilmuwan Indonesia yang berkaya diluar negeri untuk kembali mengabdi dan berkarya didalam negeri. Pemerintah mengaku telah membicarakan hal ini dan mencari solusi terbaik untuk membawa mereka pulang kembali ke Indonesia.

Pemerintah Berencana Pulangkan Ilmuwan Indonesia dari Luar Negeri
Menristek Muhammad Nasir | foto : VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

Seperti hasil wawancara yang dilansir viva.co.id, Menristek M. Nasir berujar "Kami sudah rapat koordinasi. Ini atas saran Bapak Presiden juga. Saya koordinasi dengan para menteri, baik Menteri Keuangan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, dan kaitannya dengan Menteri Perindustrian dan Perdagangan. Kami akan coba fasilitasi itu," ujarnya.

Lebih lanjut Nasir menjelaskan, yang menjadi pembicaraan saat ini adalah mengenai anggaran yang akan dialokasikan untuk para inventor-inventor tersebut. Oleh karena itu, akan diperhitungkan juga umpan balik (feedback) hasil temuannya itu untuk negara.

Arnold Orville Beckman: Ahli Kimia Penemu pH Meret

Arnold Orville Beckman adalah seorang ahli kimia Amerika yang didirikan Instrumen Beckman, pada tahun 1935 beliau menemukan pH meter yang berfungsi untuk mengukur keasaman. Dia juga merupakan salah satu donatur perusahaan transistor pertama.

Arnold Orville Beckman
Arnold Orville Beckmanfoto : biosurplus.com

Beckman lahir pada 10 April 1900 di Cullom, Illinois. Ia adalah anak seorang pandai besi. Dia memiliki rasa ingin tahu yang besar tentang dunia sejak usianya masih dini. Ketika ia berusia sembilan tahun, Beckman menemukan sebuah buku teks kimia tua dan mulai mencoba percobaan. Ayahnya mendorong minat ilmiah dengan membiarkan dia mengkonversi gudang peralatan ke laboratorium.

Beckman kuliah di University of Illinois, di mana ia memperoleh gelar sarjana di bidang teknik kimia pada tahun 1922 dan gelar master dalam kimia fisika pada tahun 1923. Saat ia berkuliah di University of Illinois, ia diinisiasi ke dalam Persaudaraan Alpha Gamma Sarjana Ilmiah pada Desember 1922. Ia bergabung dengan Persaudaraan Upsilon Delta.

"Cyborg Cockroaches" Kecoa Pintar Pencari Korban Bencana

Pernahkan Anda membayangkan jika Kecoa suatu saat nanti menjadi pahlawan tatkala terjadi bencana yang tidak bisa sepenuhnya diatasi oleh manusia.?

Kecoa "Cyborg Cockroaches" suatu hari nanti dapat digunakan untuk membantu manusia mencari korban kecelakaan seperti masuk kedalam reruntuhan tambang bawah tanah guna mencari korban selamat atau melakukan tugas berbahaya seperti memasuki pembangkit listrik tenaga nuklir.

"Cyborg Cockroaches" Kecoa Pintar Pencari Korban Bencana
Cyborg Cockroaches menggendong peralatan elektronik yang dapat mengendalikan pergerakannya. | foto : Carlos Sanchez/livescience

Tim peneliti menggunakan kecoa hidup yang telah dilengkapi dengan elektrode untuk menstimulasi saraf pada antena kecoa tersebut.  Para peneliti dapat mengendalikan arah pergerakan kecoa dari jarak jauh. 

Senin, 16 Maret 2015

Comro, BTS Temuan Anak Bandung untuk Keperluan Konser

Lima anak Bandung dari Service Quality Center Telkomsel menelurkan sebuah alat bernama Comro (Compact Mobile Base Station Radio on Dense Area).

Alat ini memiliki fungsi yang sama seperti mobil BTS besar yang biasanya kita temukan di konser musik dan acara hiburan lainnya. Bedanya, alat ini memiliki ukuran jauh lebih kecil, sehingga lebih hemat tempat dan praktis.


Comro, BTS Temuan Anak Bandung untuk Keperluan Konser
Comro, BTS Temuan Anak Bandung untuk Keperluan Konser

Yuyun yang merupakan salah satu perancang alat ini menjelaskan "Kan biasanya mobil BTS itu besar-besar. Dayanya juga besar dan makan tempat banyak banget. Ini (Comro) kita buat lebih compact, supaya bisa dipakai di outdoor dan indoor".

Menurut Yuyun, ada beberapa komponen yang biasanya disematkan pada BTS besar, yang dilepas dari Comro. "Biasanya power supply-nya yang besar, yang ada generator dan sebagainya. Kalau di sini kita langsung pada modul-modulnya saja. Perangkat LTE-nya juga termasuk di situ," Yuyun menjelaskan.

NSA Pernah Sadap Bank Negara Indonesia?

Belakangan ini dunia perbankkan dihebohkan dengan isu penyadapan dan pembobolan oleh peretas internasional. Salah satu bank terbesar di Indonesia, Bank Negara Indonesia (BNI) dikabarkan ternyata pernah disadap Amerika Serikat.

Bank Negara Indonesia (BNI) dikabarkan ternyata pernah disadap Amerika Serikat

Kabar tersebut muncul dari sebuah dokumen berjudul "Intro to the VPN Exploitation Process" yang diunggah ke situs Snowden Archive. Situs ini sendiri berisikan dokumen-dokumen rahasia yang pernah diungkap oleh Edward Snowden, seorang mantan karyawan kontrak NSA yang kini banyak membocorkan rahasia keamanan internet.

Di halaman 42 dokumen berbentuk file presentasi tersebut, National Security Agency (NSA) diketahui berhasil menyadap berbagai lembaga keuangan di berbagai negara, salah satunya BNI. Lembaga keuangan lain yang masuk target operasi penyadapan ini adalah Kabul Bank.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...