Rabu, 27 Agustus 2014

Indonesia Ingin Kembangkan Sistemnya Aplikasi Satelit Navigasi

Meski saat ini Indonesia baru mampu menguasai aplikasi satelit navigasi, tapi tidak menutup kemungkinan ke depan SDM tanah air mampuh mengembangkan sistem aplikasi satelit navigasi secara mandiri. 


Indonesia Ingin Kembangkan Sistemnya Aplikasi Satelit Navigasi


"Kita baru menguasai aspek aplikasi satelit navigasi," kata Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin. Pernyataan ini disampaikan pada pembukaan pelatihan internasional tentang sistem satelit navigasi global (Global Navigation Satellite System/GNSS) di Jakarta, Selasa 26 Agustus 2014.
 
Thomas mengatakan, pengembangan satelit di Indonesia fokus pada sistem satelit penginderaan jauh dan satelit komunikasi. Hal itu sesuai dengan rencana dan strategi Lapan hingga tahun 2019.

Selasa, 26 Agustus 2014

NASA Adakan Kontes Desain Balon Udara Raksasa Untuk Eksplorasi Luar Angkasa

NASA berencana untuk membuat balon udara raksasa untuk keperluan eksplorasi luar angkasa.  Ide baru yang cukup radikal ini dilatar belakangi oleh mahalnya biaya peluncuran satelit yang selama ini dilakukan oleh NASA.

NASA Adakan Kontes Desain Balon Udara Raksasa Untuk Eksplorasi Luar Angkasa
Balon udara NASA | foto : nasa.gov

Rancananya Balon udara raksasa ini akan dilengkapi dengan panel surya sebagai sumber energi utama, balon udara ini akan berfungsi sebagai sarana penunjang sistem telekomunikasi. Bahkan, NASA menambahkan jika balon udara dapat dijadikan tempat eksperimen dan teleskop luar angkasa, Daily Mail (26/08).

NASA akan mengadakan sebuah kontes untuk mendapatkan desain terbaik dari sebuah balon udara yang nantinya akan mengorbit di lapisan stratosfer bumi sekitar 20 kilometer di atas permukaan air laut. Salah satu aspek penting yang harus dipenuhi dalam kontes desain ini adalah kemampuan balon untuk membawa logistik dalam jumlah besar. NASA sendiri telah mempersiapkan sekitar Rp 47 miliar untuk meluncurkan balon udara tersebut tahun depan.

Senin, 25 Agustus 2014

Hitchbot : Robot Pengembara Asal Kanada

Hitchbot adalah robot kecil dengan sepatu bot warna-warni. Ia berkelana dengan cara menumpang pada kendaraan lain untuk menjelajahi seluruh Kanada selama tiga pekan. Dari Halifax di pantai Timur ke Victoria di pantai Barat. Sekarang ia sampai di tujuannya.

 
Berkelana di Kanada dengan Menumpang


Badan Hitchbot hanya terdiri dari sebuah ember. Tangan dan kakinya terbuat dari 'water noodle' yang biasa digunakan untuk mengapung di kolam renang, dan di ujungnya menggantung dua sepatu bot karet warna-warni. Hitchbot nampaknya sosok paling aneh dalam lalu lintas Kanada. Dengan jempol yang diacungkan ke atas, ia menunggu di tepi jalan sampai ada yang mau membawanya. Tujuannya: melintasi Kanada.


Teknologi Sistem Peringatan Dini Indonesia Unggul di ASEAN

Indonesia menjadi tuan rumah sekaligus pembicara utama dalam ASEAN Science and Technology Week (ASTW) ke-9 di Kota Bogor, Jawa Barat.

Teknologi Sistem Peringatan Dini Indonesia Unggul di ASEAN
Sistem-Peringatan-Tsunami | foto : portalkbr.com

Kondisi Geografis Indonesia yang berada pada "ring of fire" memaksa Negara ini untuk menata dan mempersiapkan segala kemungkinan bencana alam yang akan terjadi. Teknologi sistem peringatan dini menjadi tumpuan Indonesia dalam mengatasi gejala alam penyebab bencana yang kerap kali terjadi.

Dari latar belakang kondisi geografis ini akhirnya menghasilkan teknologi-teknologi peringatan dini karya anak bangsa. "Yang paling membanggakan dalam pertemuan ASTW ke-9 ini, Indonesia menjadi pembicara utama untuk sistem peringatan dini serta open source software," kata Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta, saat menghadiri Pekan Kementerian Riset dan Teknologi ASEAN.

Senin, 07 Juli 2014

Amerika Kembangkan Helikopter Futuristik Berkemampuan Super

Ambisi Amerika Serikat untuk tetap menjadi negara dengan peralatan militer tercanggih memang tidak pernah surut, meski kondisi dunia masih relatif terasa cukup aman dan tidak terlalu banyak perang terjadi di seluruh belahan bumi, Amerika Serikat masih terus mengembangkan teknologi militer mereka. Dan yang terbaru adalah sebuah helikopter super.

Helikopter super AVX
Helikopter super AVX
 
Pentagon diketahui telah memesan beberapa unit helikopter berkemampuan super rancangan produsen pesawat terbang asal negara bagian Texas, AVX, dengan total anggaran dana hingga USD 100 miliar atau sekitar Rp 1000 triliun lebih!

Kamis, 26 Juni 2014

Ilmuan Ciptakan Baterai Organik Berbasis Air

Nayaran Peneliti dari University of Southern California, Amerika Serikat, mengembangkan baterai organik berbasis air sebagai solusi energi di masa depan. 

Nayaran mengembangkan baterai alternatif bersama dengan koleganya, Surya Prakash, profesor kimia dan Direktur USC Loker Hydrocarbon Research Institute serta tiga peneliti Bo Yang, Lena Hoober-Burkhardt, dan Fang Wang dari USC.


Ilmuan Ciptakan Baterai Organik Berbasis Air
Sri Narayan (foto : usc.edu)

Baterai ini dikembangkan tanpa menggunakan bahan logam atau bahan beracun, batrai ini diharapkan dapat memberikan manfaat efisiensi tenaga dan mampu menghasilkan energi yang lebih besar sehingga mampu mendukung daya bagi pembangkit listrik.

Batrai ini lebih tahan lama, juga bernilai ekonomis. Narayan menjelaskan "Baterai organik ini mampuh bertahan selama 15 ribu siklus pengisian ulang, dari perkiraan umur 15 tahun,". Dengan kemampuan siklus itu, baterai alternatif itu memiliki siklus 5 kali lipat, sebab pada baterai Lithium ion akan bertahan dalam 1.000 siklus dan dengan biaya 10 kali lebih banyak untuk produksi.

Selasa, 29 April 2014

Dunia Akui Kehebatan Produk Nuklir Kesehatan Besutan PT Batan Tekno (Persero)

PT Batan Tekno (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak bidang nuklir nasional telah mampu mengembangkan dan memproduksi produk nuklir kesehatan dengan pengayaan uranium tingkat rendah. Produk yang dihasilkan adalah radioisotop.

Dunia Akui Kehebatan Produk Nuklir Kesehatan Besutan PT Batan Tekno (Persero)

Produk ini sangat bermanfaat pada dunia kesehatan, digunakan untuk radioterapi menyembuhkan penyakit seperti kanker,
penyempitan pembuluh darah," Kata Direktur Utama Batan Tekno Yudiutomo Imardjoko pada acara Indonesia Green Infrastructure Summit 2014 di Pacific Place, Jakarta, Selasa (29/4/2014).


Kita patut bangga ternyata radioisotop produksi BUMN bidang nuklir ini juga diakui kehebatannya oleh lembaga dunia. Radioisotop Batan Tekno merupakan produk nuklir dengan pengayaan uranium paling rendah untuk keperluan kesehatan. Yudiutomo Imardjoko mengungkapkan "Kita satu-satunya yang pakai tingkat uranium pengayaan tingkat rendah. Tahun lalu kita menangkan the best di dunia yang pakai pengayaan uranium tingkat rendah," sebutnya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...